Gejala Penyakit Gula

Gejala Penyakit GulaPenyakit gula darah atau penyakit kencing manis atau yang lebih dikenal dengan penyakit diabetes mellitus ini merupakan salah satu penyakit kronis berbahaya yang dapat mengancam nyawa penderita. Bukan hal yang mudah untuk mengendalikan dan mengatasi penyakit gula darah atau kencing manis ini. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan penyakit gula darah ini. Langkah-langkah yang saat ini banyak diikuti adalah hasil konsensus ADA (Asosiasi Diabetes Amerika Serikat) dan EASD( Asosiasi Diabetes Eropa).

Gejala Penyakit Gula

Gejala Penyakit Gula

Penyakit Gula Darah

Langkah pertama dalam mengendalikan penyakit gula darah adalah pengobatan non farmakologik, yaitu life style yang terdiri dari diet dan olahraga, ditambah obat metformin. Kemudian, apabila setelah 2 bulan gula darah belum terkendali baik, ditambahkan salah satu OHO lain yakni sulfonelurea, TZD, acarbose atau suntikan insulin basal. Algoritma yang klasik dan masih dianut secara luas adalah seperti ini, tetapi metformin tidak diberikan pada langkah pertama, Insulin hanya diberikan jikalau OHO sudah maksimal.

Ada pula algoritma klasik dengan sedikit modifikasi antara lain dengan pemakaian metformin XR yang relatif baru. Contohnya seperti dibawah ini terapi pengendalian terhadap penyakit gula.

Kelainan kelenjar pankreas dapat menyebabkan terganggunya produksi hormon insulin. Jika produksi hormon ini terganggu akan menyebabkan timbulnya penyakit gula. Penyakit gula ini ditunjukkan dengan kurangnya atau tidak terbentuknya hormon insulin. Jika hormon insulin tidak terbentuk, kadar gula dalam darah akan tinggi.

Pada wanita hamil, Gejala Penyakit Gula kondisi ini sangat mempengaruhi metabolisme tubuhu ibu secara menyeluruh, pertumbuhan dan perkembangan janin. Jika tidak ditangani segera, pertumbuhan dan perkembangan janin akan terganggu,  terjadi abortus, persalinan prematur, kematian dalam rahim dan ukuran bayi besar (lebih dari 400 gram).

Gejala Penyakit Gula yang biasanya sering muncul adalah poliuri (banyak buang air kecil), polidipsi (banyak minum) dan polifagi (banyak makan). Penyakit gula akan berpengaruh pula pada saat melahirkan, misalnya terjadinya gangguna kontraksi rahim. Gangguan ini akan mengakibatkan proses persalinan berlangsung lama karena ukuran janin yang besar. Pada kasus ini, sering dilakukan tindakan operasi.

Setelah melahirkan, penderita mudah terserang Gejala Penyakit Gula infeksi dan proses penyembuhan luka membutuhkan waktu yang lama. Penyakit gula merupakan penyakit keturunan. Dengan demikian, adanya kemungkinan bayi yang lahir potensial mengidap penyakit gula.

Penyebab Penyakit Gula

Beberapa penyebab penyakit gula adalah :

  1. Akibat pola makan
    Salah satu hal yang menjadi penyebab penyakit gula adalah akibat pola makan yang kurang baik yang biasanya sering dialami oleh mereka yang masih remaja dan hal ini biasanya terjadi dengan berlebihan melebihi jumlah daru kadar kalori yang memang seharusnya dibutuhkan. Mengonsumsi jenis makanan dengan cara berlebihan dan juga tidak seimbang dengan sekresi dari insulin dengan jmlah yang cukup memadai maka hal ini akan menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit gula darah akibat bisa membuat kadar gula yang ada di dalam darah mengalami peningkatan dan pastinya hal ini menjadi salah satu sumber utama yang menyebabkan terjadinya penyakit gula darah.
  2. Obesitas
    Salah satu pendorong atau pemicu dari terjadinya penyakit gula darah adalah akibat masalah kegemukan atau juga obesitas. Orang dengan berat badan yang berlebih misalnya adalah lebih dari 90 kg yang mempunyai suatu potensi atau peluang untuk terserang penyakit gula darah.
  3. Akibat faktor genetis
    Orang tua bisa mewariskan atau menurunkan penyakit gula darah kepada anak mereka. Gen yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit gula darah akan bisa dibawa oleh anak jika orang tua mereka menderita masalah penyakit gula darah. Dan turunan dari gen ini bisa sampai pada turunan yang selanjutnya dan seperti kepada cucunya sekalipun walaupun resiko yang muncul terbilang kecil.
  4. Bahan-bahan kimia dan juga jenis obat-obatan
    Bahan kimia dan juga jenis obat-obatan yang merupakan salah satu penyebab dari terjadinya penyakit gula darah. karena beberapa jenis bahan kimia tadi akan merusak sel pankreas sehingga pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya radang di daerah pankreas. Radang yang terjadi pada daerah pankreas ini kemudian akan menyebabkan fungsi dari pankreas mengalami proses metabolisme yang membuatnya menjadi semakin menurun dan salah satunya adalah insulin. Dan juga segajal jenis obat-obatan yang memang sudah terakumulasi dengan waktu yang lama yang bisa mengiritasi daerah pankreas. Kerusakan yang terjadi pada sel pankreas ini merupakan salah satu akar dari penyebab terjadinya masalah penyakit gula darah.
  5. Penyakit dan juga infeksi yang terjadi pada pankreas
    Salah satu hal yang menjadi penyebab radang yang terjadi pada pankreas adalah yang bisa memicu darii terjadinya penyakit gula darah yakni adalah infeksi mikroorganisme dan juga virus yang muncul pada pankreas. Disaat fungsi dari pankreas mengalami penurunan, maka tidak ada suatu sekresi hormon-hormon untuk bisa memproses sistem metabolisme di dalam tubuh, dan termasuk diantaranya adalah hormon insulin yang bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit gula darah. penyakit seperti kolesterol tinggi dan juga masalah dislipidemia yang bisa meningkatkan suatu resiko dari terjadinya penyakit gula darah.

Itulah informasi mengenai penyakit gula darah dan semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Gejala Penyakit Gula


=====================================

>>> Kapsul Sambiloto Mengobati Kencing Manis / Diabetes, Menormalkan Kadar Gula Darah, Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Mengatasi Bronchitis & Radang Amandel, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Penyakit Gula and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.