Resiko Penyakit Gula Darah

Kencing manis atau penyakit gula, sudah dikenal sejak lebih kurang 2000 tahun yang lalu. Diabetes mellitus yang juga dikenal sebagai penyakit gula atau penyakit kencing manis, diketahui sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan menahun terutama pada sistem metabolisme karbohidrat, lemak dan juga protein dalam tubuh, gangguan metabolisme tersebut disebabkan kurangnya produksi hormon insulin, yang diperlukan dalam proses pengubahan gula menjadi tenaga serta sintesis lemak.

Kondisi yang demikian itu, mengakibatkan terjadinya hiperligkemia yaitu meningkatnya kadar gula dalam darah atau terdapatnya kandungan gula dalam air kencing dan zat-zat keton dan asam yang berlebihan ini menyebabkan terjadinya rasa haus yang terus-menerus, banyak kencing, penurunan berat badan meskipun selera makan tetap baik, penurunan daya tahan tubuh tetap terjadi.

Gambar metabolisme penyakit gula atau diabetes terhadap pankreas dan insulin

Jika ditinjau dari segi ilmiah, diabetes mellitus atau penyakit gula merupakan penyakit kelainan metabolik glukosa (molekul gula paling sederhana yang merupakan hasl pemecahan karbohidrat) akibat defisiensi atau penurunan efektivitas insulin. Insulin merupakan hormon yang berperan dalam metabolisme glukosa dan disekresikan oleh sel pada pankreas. Kurangnya sekresi glukosa insulin menyebabkan kadar glukosa darah meningkat dan melebihi batas normal jumlah glukosa yang seharusnya ada dalam darah. Kelebihan glukosa tersebut akan dibuang melalui urine (gejala penyakit diabetes mellitus ).

Tingginya kadar glukosa dapat merusak saraf, pembuluh darah dan arteri yang menuju ke jantung. Kondisi tersebut menyebabkan diabetes mellitus dapat meningkatkan resiko serangan jantung, stroke, gagal ginjal, penyakit pebuluh darah perifer, serta penyakit komplikasi lain.

Dalam kasus yang parah, diabetes mellitus dapat menyebabkan kebutaan bahkan kematian. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan serius dalam mengatasi penyakit ini.

Gangguan metabolik glukosa pada kasus diabetes mellitus akan mempengaruhi metabolisme tubuh yang lain seperti metabolisme karbohidrat, lemak, protein dan air. Gangguan metabolisme tersebut akhirnya menimbulkan kerusakan seluler pada beberapa jaringan tubuh.


=====================================

>>> Kapsul Sambiloto Mengobati Kencing Manis / Diabetes, Menormalkan Kadar Gula Darah, Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Mengatasi Bronchitis & Radang Amandel, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Penyakit Gula and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>